MEMBERSAMAI PARA PEROKOK DI SEKOLAH

Beberapa minggu kebelakang ada hal menarik untuk dibagikan, saat itu ibu kepala sekolah memanggil saya  keruangannya sedangkan saya sedang bersiap untuk mengajar, mukanya nampak begitu kesal sekali dalam hati ada apalagi ini apa salah saya hati berguman dan sedikit bingung. Ternyata kegetiran itu bukan di tunjukan pada saya namun pada peserta didik yang ia pergoki sedang asik merokok di loteng sekolah dan saya diminta untuk menindak.

Heem ada setidaknya lima anak yang duduk di kursi ruang kepala sekolah beberapa dari mereka tertunduk ada juga masih haha hihi,. Saya mencoba mencairakan suasana dengan melempar senyum kepada mereka agar ketegangan berakhir. "coba ceritakan bagaimana kejadiannya?" mereka kemudian menceritakan sesuai kronologi yang mereka alami. Dua dari enam siswa tadi mengaku hanya menemani yang lainnya meroko.

Pertanyaan selanjutnya adalah alasan merokok serta apakah orang tua kalian tahu jika kalian meroko? sebenarnya pertanyaan pertama tentang alasan merokok diusia itu cukup membingungkan, sebagai mantan peroko yang juga pernah ada di posisi mereka saya sendiri bingung kenapa saat itu saya merokok lain lagi jika saat ini saya ditanya menggunakan pertanyaan tadi. Jawaban merekapun sama hanya karena rasa asam setelah makan dan kemudian merokok. Lanjut ke pertanyaan kedua apakah orang tua kalian tahu kalian merokok? dengan wajah sumringah mereka menjawab tahu lah pak bahkan kita berbagi rokok bersama setiap hari. 

Wow...jawaban yang cukup mencengangkan, selanjutnya saya bercerita tentang dampak yang ditimbulkan oleh rokok baik bagi pribadi ataupun lingkungan sekitar, kemudian guru BK masuk dan menerapkan peraturan sekolah sebagaimana mestinya dengan membuat surat pernyataan dan memanggil orang tua ke sekolah.  Permasalahan Rokok di lingkungan sekolah ini memang susah-susah- susah. Satu sisi aturan ini di buat untuk kebaikan peserta didik namun di sisi lain orang-orang dewasa yang paham dengan bahaya rokok tetap asik mempertontonkan bahkan menjual belikan rokok pada anak-anak di bawah umur. 

Rokok memang telah menjadi bagian kehidupan sebagian besar masyarakat Indonesia lama sekali dan memiliki sejarah panjang. Seiring perkembangan tekhnologi dalam bidang penelitian ternyata rokok ini lebih banyak buruknya ketimbang baiknya bagi kesehatan manusia. Sekarang bagaimana agar Rokok tidak di konsumsi oleh anak-anak di bawah umur? Sebenarnya peraturan tentang rokok ini sudah amat jelas dan bagus semua itu diatur dalam PP No.109 Tahun 2012.

Dalam aturan ini sudah teramat jelas siapa saja yang harusnya berperan dalam pencegahan, tapi apakah rokok menjadi ancaman serius bagi lingkungan sekitar kita? fakta yang saya lihat dilapangan rokok belum menjadi ancaman serius sebagian orang masih biasa saja, bahkan saya pernah menegur pedagang sekitaran sekolah yang secara terang-terangan menjual rokok pada peserta didik berseragam walaupun ini tidak bisa dijadikan indikator penuh namun apa yang saya lihat dapat menajawab sedikitnya penasaran saya darimana mereka mendapat rokok. 

Peran sekolah tidak akan Efektif jika tidak di dukung oleh lingkungan sekitar, sekolah tak ubahnya pusat rehabilitasi namun orang-orang yang direhabilitasi ini kembali pada lingkungan yang sama dan berulang terus menerus. Peserta didik ini akan menjadi aktor selanjutnya dalam kehidupan bermasyarakat jika usia muda mereka sudah menganggap rokok itu hal lumrah bagaimana kelak mereka akan mengingatkan anak-anak mereka bahwa rokok itu berbahaya?. Semoga semua orang segera sadar dan saling merangkul satu sama lainnya agar peredaran rokok dikalangan pelajar yang berusia di bawah 18 tahun segera selesai. 

Mengapa saya menulis ini, saya juga pernah menjadi bagian dari para perokok  namun sejak 2015 saya memutuskan untuk berhenti, saya yakin diluar sana banyak orang yang menyesal merokok namun bingung bagaimana mereka menghentikan kegiatan merokok, tetapi saya juga yakin mereka akan menemukan jalan untuk berhenti, seandainya ingin melanjutkan merokok hingga akhir hidupnya semoga mampu menahan kegiatan merokok ini diruang terbuka dan disekitaran anak-anak dibawah umur.


Wawan Hermawan
Wawan Hermawan Manusia dari planet bumi, NgeBlog karena ingin.

Posting Komentar untuk "MEMBERSAMAI PARA PEROKOK DI SEKOLAH"