Kaka Jagad yang Kuat
Hai kakak ini baba, suatu hari nanti jika sudah besar kakak mampir kesini dan baca ini ya, hehe. baba menulis ini hanya ingin mengenang banyak hal yang pernah baba lalui semuanya seru tapi kalau semua harus ditulis pasti baba repot sendiri. Baba menulis ini saat umurmu 3 tahun. Kaka adalah anak yang hebat dan kuat saking kuatnya setelah makan gandum satu mangkuk kaka masih minta nasi dengan telor goreng 😀. Baba ingin bercerita tentang rasa bersalah dan sakit hati baba boleh ya semoga kakak tidak seperti ini saat kelak menjadi orang tua.
cerita ini di mulai saat kaka berumur dua tahun lebih beberapa bulan dan kakak sudah punya teteh yang baru tiga bulan bersama kita. waktu itu kita sedang makan di sebuah rumah makan, jam-jam ini adalah jam-jamnya rawan kakak karena kakak sedang ngantuk, badan kakak merespon lebih aktif. Kakak adalah sosok yang sangat senang berlari-lari dan aktif sekali kalau sedang ngantuk bisa lebih aktif dan terkadang menjadi monster kecil yang aneh.
Rumah makan memang sedang ramai karena mendekati jam makan siang, ada orang yang sedang mengisi daya baterai gawainya di dekat tiang joglo tempat kita makan, bubumu saat itu sudah bilang pada orang itu jika kakak sedang ngantuk dan aktif alangkah baiknya gawainya di simpan lebih tinggi supaya tidak terjangkau oleh kakak. Jawaban orang itu hanya haha hihi saja, baba memaklumi mungkin memang orang tersebut belum merasakan punya anak, singkat cerita karena adzan sudah terdengar bubu memutuskan untuk solat lebih awal dan menitipkan teteh pada baba, baba tidak dapat sepenuhnya menjaga kakak dan kakak masih berlari bahagia melihat tempat baru.
DAR....kakak menyenggol gawai yang sedang di isi daya batrainya, baba masih berusaha tenang namun ekspresi sipemilik gawai dengan ayahnya, baba anggap berlebihan, selain mengeluarkan nada cukup tinggi mereka semua terfokus pada gawai, tidak ada satupun dari mereka yang peduli dengan perasaanmu saat itulah sehancur-hancurnya perasaan baba sebagai orang tua melihat kamu mendadak terdiam saat itu juga baba ingin memelukmu namun jarak antara baba dan kamu lumayan jauh dan baba sedang memegang teteh. tak lama setelah itu kaka langsung menghampiri baba dengan muka bingung. kalau kelak kakak bertanya apakah baba memaafkan orang-orang itu baba memaafkan tapi ini luka yang membekas dan mungkin akan baba ingat. Hal ini juga yang akhirnya membuat baba dan bubumu jarang makan di luar hehe terutama undangan.
Peristiwa ini baba ceritakan pada bubumu setelah sampai rumah ia pun meradang, baba sedikitpun tidak pernah memaksa bubumu untuk terluka seperti baba tapi dari situ kami lebih sering menutup diri untuk berkumpul sampai nanti kalian berdua benar-benar siap.
kakak memang anak yang kuat dan aktif saking aktifnya terkadang baba dan bubu bingung sendiri, menyelami kakak selalu ada hal baru dan unik baba belajar dari kakak yang kuat.

Posting Komentar untuk "Kaka Jagad yang Kuat"