Pelajar Dalam Gelanggang Sejarah Indonesia
Pelajar Dalam Gelanggang Sejarah
Indonesia
Oleh: W. Hermawan
![]() |
| Pelajar CLC Terusan 2 |
Pelajar merupakan
bagian dari perjuangan bangsa Indonesia. Pelajar adalah muda-mudi yang
mendapatkan pendidikan. Selain mejalankan peranya sebagai pemuda, pelajar juga
kita kenal sebagai agent of change tidak akan ada perubahan tanpa campur
tangan mereka baik besar maupun kecil. Peranan para pelajar dalam sejarah
Indonesia tentunya dimulai dari politik balas budi yang dilakukan oleh pihak
Belanda kala itu. Pemuda-pemuda Negara ini satu persatu mendapatkan pelajaran
yang kemudian membuka wawasan mereka mengenai berbagai bidang walaupun kala itu
pendidikan untuk para anak bangsa masih sangat kebarat-baratan. Walaupun pada
awal berdirinya sekolah-sekolah Hindia Belanda hanya dipusatkan bagi
masalah-masalah praktis demi kepentingan pihak Hindia Belanda sendiri.
Salah satu peranan
penting pada awal mula adanya pendidikan, mengenalkan cara berpikir Rasional
dalam permasalahan-permasalahan kemasyarakatan. Sebagai hasil dari pendidikan
ini kaum Muda Indonesia pada waktu itu mulai menyadari keburukan Sistem
Kolonial yang dihadapi dalam kehidupan mereka sehari-hari. Dengan demikian
meraka tahu bahwa praktek kolonial di Indonesia sangat bertentangan dengan apa
yang terjadi di luar Indonesaia.
Setelah sekian banyak
pemuda Indonesia yang menerima pembelajaran, akhirnya timbulah
pergerakan-pergerakan pemuda yang didasari oleh kesamaan tekad. Budi Utomo
organisasi pertama yang kemudian hadir merangkul semua kalangan, mengawali pergerakan
para kaum muda terpelajar untuk saling bahu membahu dalam memperjuangan
keadilan di Indonesia. Munculnya kaum pelajar pada saat ini telah membawa
perubahan pada struktur sosial, sebagai golongan professional tentunya telah
memunculkan banyak gagasan-gagasan baru yang kemudian mampu melawan konsepsi
penjajahan yang sedang berlangsung saat itu.
Dalam perkembangan
jaman, setiap manusia memiliki tujuan baik itu individual maupun kelompok. Pada
masa penjajahan tentunya para pelajar memiliki tujuan lain selain mereka harus
lulus dari bangku sekolah mereka juga harus angkat senjata berjuang bersama
dengan yang lainya tidak hanya angkat senjata mereka juga memperkuat keilmuan
mereka dengan pengetahun-pengetahun berorganisasi untuk membuat ruang lingkup lebih
besar. Kaum muda terpelajar telah memiliki kiprah tersendiri dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara, kepiawaan mereka telah terbukti dalam banyak hal,
sejarah telah banyak mencatat mengenai pelajar yang juga ikut turun membela
kedaulatan bangsa baik itu mereka yang berada di Indonesia maupun mereka
pelajar sekolah Luar negeri. Pemikiran-pemikiran merekapun menjadi pintu bagi
dunia untuk mengetahui keberadaan Indonesia. Sejarah adalah tentang bagaimana
manusia menjalani waktu, dari waktu ke waktu akan menelurkan generasi-generasi
selanjutnya.
Perjuangan Pelajar Masa Kini
Jika kita berbicara
mengenai masa kini tentunya beban pelajar berkurang karena mereka tidak lagi
perlu angkat senjata seperti perjuangan terdahulu. Sekarang lebih kepada
pemikiran dan juga pencapaian setiap pelajar untuk mengharumkan nama bangsa
Indonesia di kancah Internasional. Namun perkembangan jaman yang terlalu cepat
tidak dibarengi oleh benteng yang kuat pada sisi pencapain yang baik ada juga
sisi gelap pelajar masa kini, dari mulai narkoba hingga kriminalitas lainya.
Hal demikian tadi disadari atau tidak telah membawa banyak pengaruh pada masa
depan bangsa karena pelajar saat ini adalah pemuda yang kelak akan menjadi
generasi penerus para orang tua yang sedang memegang kemudi atas Negara ini.
Perjuangan-perjuangan
pelajar saat ini bisa jadi akan lebih berat, perkembangan teknologi yang begitu
pesat memerlukan tiang-tiang penyangga agar tidak mudah goyang dan runtuh. Jika
pada masa Penjajahan tujuan para pelajar salah satunya adalah kemerdekaan
lantas apa yang perlu para pelajar perjuangan pada era ini. Tujuan dari sebuah
perjuangan perlu menjadi suatu tekad bulat yang dimiliki oleh setiap
pelajar. Karena dengan tujuan yang jelas mereka akan tahu usaha-usaha yang
diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Namun melihat semakin
maraknya kegaduhan-kegaduhan sosial yang dilakukan pelajar harus menjadi
perhatian khusus. Perhatian ini tidak hanya dibebankan kepada sekolah saja
kerena perlu banyak tangan untuk merangkul dan menyalurkan jiwa muda mereka ke
arah lebih bermanfaat. Perlawanan-perlawanan terhadap muatan yang berkonten
pornografi, narkoba, sex bebas, kekerasan, bulying, dan sumber informasi hoax
menjadi tugas para pelajar dan kaum terpelajar lainya agar maysarakat kita
sadar akan tujuan hidup berkebangsaan yang baik. Mempertahankan kedaulatan
bangsa merupakan satu dari banyak tujuan pelajar masa kini, kewaspadaan
terhadap Radikalisme, terorisme harus ditingkatkan kembali karena tidak jarang
semua itu hadir dilingkungan sekitar kita tanpa mengenal waktu.
Perlajar masa kini
sudah perlu memikirkan bagaimana keberlangsungan Negara agar tidak mudah
terpecah belah dengan isu-isu murahan yang saat ini sering menerpa bangsa
Indonesia. Jangan sampai malah memperkeruh suasana. Dilain pihak para pelajar
harus disadarkan akan norma dan aturan yang berlaku hingga mereka memiliki rasa
Nasionalisme yang kuat. Dimulai dari hal-hal kecil tentunya seperti
bagaimana para pelajar berprilaku di jalan, menghormati sesama, menggunakan
fasilitas umum dengan cara yang baik hal demikian merupakan sedikit dari
beberapa bagian yang perlu pelajar tingkatkan. Kesadaran akan hal-hal kecil
seperti demikian perlu lebih digelorakan oleh para pelajar agar kedepan tidak
ada lagi hal sia-sia yang dilakukan oleh para pelajar seperti tawuran,
vandalisme.
Apabila mengetahui
penderitaan rakyat teramat rumit, setidaknya para pelajar memiliki kepekaan
sosial agar mereka tahu tujuan dari menjadi pelajar adalah kembali kepada
maysarakat luas. Energi positif yang ditularkan oleh para pelajar akan
memberikan efek lebih banyak kepada lingkungan sosial di mana mereka berada.

Posting Komentar untuk "Pelajar Dalam Gelanggang Sejarah Indonesia"